√ Daftar Startup Unicorn Asal Indonesia Lengkap dan Menarik

July 13, 2019
Daftar startup unicorn asal Indonesia
Daftar startup unicorn asal Indonesia
Jooinfoo.comStartup merupakan istilah yang lebih modern dari bagi pelaku usaha rintisan saat ini. Lalu bagaimana sebuah startup bisa dikatakan sebagai unicorn startup ? Sebuah startup sebagai usaha rintisan yang sedang berkembang dikatakan mendapatkan gelar “Unicorn Startup” saat nilai valuasi dari perusahaan lebih dari $1 miliar.

Semenjak banyaknya startup Indonesia yang berhasil meraih pendanaan dengan nilai yang fantastis beberapa startup mulai gencar-gencarnya bersaing dibidangnya, banyak pula yang berhasil namun banyak juga yang gulung tikar. 

Lalu kabar gembiranya adalah kini Indonesia memiliki 4 startup dimana sebelum tahun 2018, 3 startup asal Indonesia mendapatkan gelar unicorn startup dan tahun 2018 bertambah 1 startup lagi. Menteri Komunikasi dan Informatika menargetkan pada tahun 2019 Indonesia akan memiliki 5 startup yang masuk dalam jajaran Unicorn Startup terbesar di dunia. 

Berikut adalah 4 startup asal Indonesia yang masuk dalam kategori unicorn startup Asia :

1. Gojek

Gojek merupakan sebuah perusahaan teknologi asal Indonesia yang memberikan jasa angkutan ojek pada mulanya, namun sekarang sudah berkembang dengan berbagai fitur lainya seperti gofood, gosend, gocar, dan fitur lainya. Didirikan di Jakarta pada tahun 2010 oleh Nadiem Makarim dan saat ini sudah tersebar diseluruh kota besar dan memiliki lebih dari 1 juta driver dan ribuan mitra dan ditargetkan akan memasuki ke wilayah Asia Tenggara. Awalnya Gojek mendapatkan pendanaan dari Sequoia, DST Global, Warburg, dan 8 Investor lainya mendapatkan valuasi sebesar US $550 juta. Pada tahun 2017 Gojek berhasil meraih valuasi lebih dari US $1,75 Miliar. Gojek kini tersedia untuk platform Android dan iOS dengan beragam fiturnya yang dimiliki.

2. Tokopedia

Siapa yang belum mendengar Tokopedia ? Situs pusat jual beli online dengan model bisnis marketplace ini memungkinkan setiap individu, toko, dan berbagai macam brand dapat melakukan jual beli didalamnya. Tokopedia didirikan oleh Wiliam Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison pada 17 Agustus 2009 dan hingga kini terus berkembang menjadi marketplace online terbesar di Indonesia. Tokopedia mendapatkan pendanaan awal dari East Ventures, CyberAgent dengan valuasi awal tahun 2011 Tokopedia meraih sebesar US $700 ribu, dan pada tahun berikutnya yaitu 2012 mendapatkan pendanaan dari Beenos Partner, Softbank hingga pada tahun 2014 meraih valuasi sebesar US $100 juta. Dengan banyaknya minat masyarakat Indonesia untuk berjual beli online pada tahun 2017 Tokopedia meraih valuasi sebesar US $1,1 Miliar dan masuk dalam jajaran startup unicorn yang merambah di wilayah Asia. Aplikasi tokopedia juga bisa digunakan pada platform Android dan iOS.

3. Traveloka

Traveloka merupakan perusahaan penyedia layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel secara online yang memiliki basis operasional di Jakarta. Yang pada awalnya memesan tiket harus datang ke bandara, atau sulitnya pesan reservasi hotel kini dimudahkan dengan adanya aplikasi Traveloka. Traveloka didirikan pada tahun 2012 oleh Ferry Unardi, Derianto Kusuma, dan Albert Zhang. Pada masa awal ide aplikasi ini yaitu Ferry Unardi sering mengalami kesulitan memesan tiket pesawat saat ingin pulang dari Amerika Serikat ke Padang. Kini Traveloka memiliki karyawan lebih dari 400 dan ratusan hingga ribuan mitra dan sudah beroperasi di wilayah Asia lainya seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, Singapura. Traveloka mendapatkan pendanaan awal dari East Ventures, hingga tahun-tahun berikutnya disusul banyaknya Investor lainya yang mendanai seperti Global Founder, Sequioa, JD.com, Hillhouse Capital, Expedia dan lainya hingga mendapatkan valuasi lebih dari US $500 juta.


4. Bukalapak

Hampir sama dengan pesaingnya yaitu Tokopedia, Bukalapak merupakan situs marketplace online terkemuka di Indonesia namun dengan model bisnis costumer to costumer dimana semua orang bisa melakukan penjualan konsumen ke konsumen, membuka toko, dan melayani pembeli melalui jaringan online. Bukalapak didirikan oleh Achmad Zaky pada awal tahun 2010 yang kantornya berbasis di Jakarta. Empat tahun bukalapak berjalan berhasil mendapatkan pendanaan dari Batavia Incubator (gabungan perusahaan Rebright Partner yang dipimpin oleh Takeshi Ebihara). Pada tahun 2012 Bukalapak mendapatkan tambahan modal dari Gree Ventures, dan berkembang pada tahun 2015 mendapatkan pendanaan dari 500 startup dan QueensBridge. Pada tahun 2018 Bukalapak berhasil menyusul 3 startup Indonesia memasuki jajaran Unicorn Startup terbesar di Asia. 

Dalam satu hari Bukalapak dikunjungi lebih dari 2 juta pengguna dan hingga kini Bukalapak termasuk dalam 11 situs terbesar berdasarkan rangking dari Alexa. 


Indonesia dan Singapura tercatat sebagai kawasan startup yang berkembang pesat ditandai munculnya startup besar seperti Gojek, Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, SEA, Grab, dan lainya yang sudah memasuki wilayah operasional di Asia Tenggara,


Itulah daftar startup asal Indonesia yang berhasil memasuki deretan startup unicorn terbesar di Asia. Semoga Anda senang, membuka wawasan dan memberikan manfaat.

Baca Juga :
11 Jurusan Kuliah Dengan Prospek Kerja atau Wirausaha Paling Bagus Era Digital  
Mengenal 6 Tingkatan StartUp Cockroach, Pony, Centaurs, Unicorn, Decacorn, Hectocorn Terlengkap  

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda