55 Kata-Kata Bijak Bahasa Jawa Dan Artinya

 Dalam sebuah kehidupan pasti ada yang namanya pasang dan surut, suka dan duka namu hidup terus berjalan jadi kita tidak boleh berlarut-larut dalam kesedihan karena pasalnya meskipun kita sedih mentari tetap bersinar jadi lebih baik kita jangan berlarut-larut dalam kesedihan dan melakukan hal yang positif yang bermanfaat untuk diri kita dan orang lain.

Pada artikel Jooinfoo kali ini kami ingin berbagi mengenai kumpulan kata-kata bijak dalam Bahasa Jawa beserta artinya yang semoga dapat memberikan motivasi maupun semangat pada diri penulis da para pembaca sekalian.

55 Kata-Kata Bijak Bahasa Jawa Dan Artinya

55 Kata-Kata Bijak Bahasa Jawa Dan Artinya


1. Akeh manungsa ngrasakake tresna, tapi lali lan ora kenal opo iku hakikate tresno."
(Banyak orang merakan cinta, tapi lupa dan tidak kenal apa itu hakikat cinta)

2. "Urip iku koyo kopi, yen ndak iso nikmati rasane panggah pait."
(Hidup itu bagaikan secangkir kopi, jika kalian tidak bisa menikmatinya yang dirasa hanyalah pait)

3. "Aja milik barang kang melok."
(Jangan tergiur barang yang berkilau)

4. "Manungsa mung ngunduh wohing pakarti."
(Kehidupan manusia baik dan buruk adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri)

5. "Cekelana impenanmu, amarga yen impen mati, urip iku kaya manuk sing swiwine rusak, mula ora bisa mabur."
(Berpegang teguh pada mimpi, karena jika mimpi mati, hidup adalah burung bersayap yang rusak, itu tidak bisa terbang)

6. "Urip iku terus mlaku, bebarengan karo wektu, sing bisa gawa lakumu, supaya apik nasibmu."
(Hidup itu terus berjalan, bersamaan dengan waktu, yang bisa membawa tingkah lakumu, biar nasibmu baik)

7. "Aja dadi uwong sing rumangsa bisa lan rumangsa pinter. Nanging dadiya uwong sing bisa lan pinter rumangsa."
(Jangan jadi orang yang merasa bisa dan merasa pintar, tetapi jadilah orang yang bisa dan pintar merasa)

8."Nek wes onok sukurono, nek durung teko entenono, nek wes lungo lalekno, nek ilang iklasno."
(Kalau sudah punya itu disyukuri, kalau belum datang ya dinanti, kalau sudah ditinggal pergi lupakan, kalau hilang ikhlaskan)

9. "Sak apik-apike wong yen awehi pitulung kanthi cara dedemita."
(Sebaik-baiknya orang adalah yang memberi pertolongan secara sembunyi-sembunyi)

10. Aja mbedakake marang sapadha-padha."
(Hargai perbedaan, jangan membeda-bedakan sesama manusia)

11. "Sabar iku ingaran mustikaning laku."
(Bertingkah laku dengan mengedepankan kesabaran itu ibaratkan sebuah hal yang sangat indah dalam sebuah kehidupan)

12. "Wong sabar rejekine jembar, ngalah urip luwih berkah."
(Orang sabar rezekinya luas, mengalah hidup lebih berkah)

13. "Sepi ing pamrih, rame ing gawe, banter tan mblancangi, dhuwur tan nungkuli."
(Bekerja keras dan bersemangat tanpa pamrih, cepat tanpa harus mendahului, tinggi tanpa harus melebihi)

14. "Ngeluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake, sekti tanpa aji-aji, sugih tanpa bhanda."
(Berjuang tanpa membawa massa, menang tanpa merendahkan, berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kaya tanpa didasari harta)

15. "Golek sampurnaning urip lahir batin lan golek kusumpurnaning pati." (Kita bertanggung jawab untuk mencari kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat).

16. "Akeh manungsa ngrasakake tresna, tapi lali lan ora kenal opo iku hakikate tresno."
(Banyak orang merakan cinta, tapi lupa dan tidak kenal apa itu hakikat cinta)

17. "Uwong duwe pacar iku kudu sabar ambek pasangane. Opo maneh seng gak duwe."
(Orang yang punya pacar itu haruslah sabar dengan pasangan yang dimiikinya. Apa lagi yang nggak punya)

18. "Sing paling tak wedeni urip ning dunyo udu kelangan koe, tapi wedi nek koe kelangan kebahagiaanne sampean."
(Yang paling aku takutkan dalam dunia ini bukanlah kehilanganmu, tapi aku takut kamu kehilangan kebahagiaanmu)

19. "Koe kuwi koyo bintang, sing indah didelok tapi susah untuk digapai."
(Kamu itu seperti bintang, yang indah dilihat tapi susah untuk digapai)

20. "Mergo sing gaene ngekeki cokelat bakal kalah karo seng ngewehi seperangkat alat sholat karo nyanyi lagu akad."
(Karena yang sering memberi cokelat akan kalah dengan yang memberi seperangkat alat solat dan nyanyi lagu akad)

21. "Ora penting mikir malam mingguan, seng penting malam lamaran."
(Nggak penting mikir malam minggu, yang penting malam lamaran)

22. "Arek lanang iku kuoso milih, arek wadon kuoso nolak."
(Anak laki-laku bebas memilih, anak perempuan bebas menolak)

23. "Tersno iku kadang koyo criping telo. Iso ajur nek ora ngati-ati le nggowo."
(Cinta itu terkadang seperti keripik tela. Bisa hancur kalau tidak bisa hati-hati dalam membawanya)

24. "Kowe lungo nggowo kenangan, kowe teko maneh nggowo undangan"
(Kamu pergi membawa kenangan, kamu dating lagi membawa sebuah undangan)

25. "Move on kuwi dudu berusaha nglalekke ya, tapi ngikhlaske lan berusaha ngentukke sing luwih apik luwih seko sing mbiyen-mbiyen."
(Move on itu bukan berusaha melupakan ya, tapi mengikhlaskan dan berusaha mendapatkan yang lebih baik dari sebelum-sebelumnya)

26. "Nek koe tenanan tresno, Ojo koe nggawe eluh banyu motone, Ojo nyakiti atine, Ojo nggawe atine loro."
(Jika kamu benar-benar cinta padanya, jangan hiasi matanya dengan air mata, telinganya dengan dusta, hatinya dengan luka)

27. "Nek jenenge sayang kuwi kudune ra nuntut pasangane dinggo 'dadi wong liyo' mung mergo kekurangane)
(Kalau namanya sayang itu harusnya nggak menuntut pasangannya dipakai 'milik orang lain' hanya karena kekuranngannya)

28. "Jeroning ati kangenku setengah mati"
(Di dalam hati aku sangat rindu sampai setengah mati)

29. "Cinta dudu perkoro sepiro kerepe kowe ngucapke, tapi sepiro akehe sing mbok buktike."
(Cinta bukan perkara seberapa sering kamu mengucapkannya, tapi seberapa banyak kamu membuktikannya)

30. "Angger aku nyawang sliramu, rasane kabeh macem roso bungah ning alam dunyo mandeg ono ing ngarep netraku."
(Ketika aku melihatmu, aku melihat semuanya ujung kebahagiaan dunia ini telah berhenti sekejap di mataku)

31. "Gusti iku cedhak tanpa senggolan, adoh tanpa wangenan." - Tuhan itu dekat meski tubuh kita tidak dapat menyentuhnya, jauh tiada batasan.

32. "Kawula mung saderma, mobah-mosik kersaning hyang sukmo." - Lakukan yang kita bisa, setelahnya serahkan kepada Tuhan.

33. "Mohon, mangesthi, mangastuti, marem." - Selalu meminta petunjuk Tuhan untuk meyelaraskan antara ucapan dan perbuatan agar dapat berguna bagi sesama.

34. "Natas, nitis, netes." - Dari Tuhan kita ada, bersama Tuhan kita hidup, dan bersatu dengan Tuhan kita kembali.

35. "Ala lan becik iku gegandhengan, Kabeh kuwi saka kersaning Pangeran." - Kebaikan dan kejahatan ada bersama-sama, itu semua adalah kehendak Tuhan.

36. "Gusti paring dalan kanggo uwong sing gelam ndalan." - Tuhan memberi jalan untuk manusia yang mau mengikuti jalan kebenaran.

37. "Golek sampurnaning urip lahir batin lan golek kusumpurnaning pati." - Kita bertanggung jawab untuk mencari kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat.

38. "Gusti Allah paring pitedah bisa lewat bungah, bisa lewat susah." - Allah memberikan petunjuk bisa melalui bahagia, bisa melalui derita.

39. "Urip kang utama, mateni kang sempurna." - Selama hidup kita melakukan perbuatan baik maka kita akan menemukan kebahagiaan di kehidupan selanjutnya.

40. "Tresna kanggo manungsa mung amerga katresnane marang Gusti Allah sing Nyipta'aken manungsa!" - Cinta kepada seorang manusia hanya dikarenakan kecintaan kepada Allah Tuhan Semesta Alam yang ttelah menciptakan manusia)

 41. "Dosa sing paling menyedihkan iku dosambat ora duwe duit." - Dosa yang paling menyedihkan adalah pada sambat tidak punya duit.

42. "Uripmu koyo wit gedhang duwe jantung tapi ora duwe ati." - Hidupmu seperti pohon pisang, punya jantung tapi tak punya hati.

43. "Nek dipikir suwi suwi iku loro, nek dirsake yo tambah loro, loro tambah loro, papat." - Kalau dipikir lama-lama sakit, kalau dirasakan tambah sakit, dua tambah dua, empat.

44. "Nek ngomong ojo manis-manis, mundak cangkeme dirubung semut." - Kalau bicara jangan manis-manis, nanti mulutnya diserbu semut.

45. "Kadang mripat iso salah ndelok, kuping iso salah krungu, lambe iso salah ngomong, tapi ati ora bakal iso diapusi." - Terkadang mata bisa salah melihat, telinga bisa salah mendengar, mulut bisa salah mengucap, tapi hati tak bisa dibohongi dan membohongi.

46. "Sing wis lunga lalekno, sing durung teko entenono, sing wis ono syukurono." - Yang sudah pergi lupakanlah, yang belum datang tunggulah dan yang sudah ada syukurilah.

47. "Waktu adalah uang. Yen kancamu mbok jak dolan raono wektu, brarti wonge lagi ra duwe duit." - Waktu adalah uang. Kalau temanmu tidak ada waktu untuk diajak jalan, artinya ia sedang tidak punya uang.

48. "Niat kerjo, ora golek perkoro. Niat golek rejeki, ora golek rai. Ora balapan, opo maneh ugal-ugalan." - Niat bekerja, bukan cari perkara. Niat mencari rejeki, bukan cari perhatian belaka. Bukan balapan, apalagi ugal-ugalan.

49. "Kacang iku gurih, tapi nek dikacangin iku perih." - Kacang itu gurih, tapi kalau dikacangin itu perih.

50. "Yen tak sawang sorote mripatmu, ketoke kowe arep nembung utang karo aku." - Kalau ku lihat sorot matamu, sepertinya kamu akan berhutang padaku. 

51. "Witing tresno jalaran seko sering dijak dolan rono-rono." (Cinta tumbuh dari sering diajak jalan ke sana kemari.)

52. "Aku tanpamu bagaikan sego kucing ilang karete. Ambyar." (Aku tanpamu bagai nasi kucing hilang karetnya, hancur.)

53. Nek pancen tresno kui kudu dijogo, ora malah keno godo karo wong liyo." (Kalau memang cinta harus dijaga, bukan malah termakan godaan orang lain.)

54. "Cintaku nang awakmu iku koyok kamera, fokus nang awakmu tok liyane ngeblur." (Cintaku padamu seperti kamera, fokus pada dirimu, yang lain ngeblur.)

55. "Aja keminter mundhak keblinger, aja cidra mundak cilaka." (Jangan sok pintar nanti salah. Jangan curang, nanti celaka.)


Ok sekian di atas merupakan kumpulan kata-kata Bahasa Jawa bijak pilihan semoga dapat bermanfaat dan menginspirasi para pembaca sekalian.


Baca Juga:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel